Penerapan City Directory Dalam Membangun Identitas Kota Melalui Penyediaan Informasi Publik

Main Article Content

Mulki Indana Zulfa Ari Fadli Eko Murdiyantoro A.M

Abstract

Kemampuan setiap kota dalam menarik investor dan wisatawan tersebut dapat dilihat dari bagaimana keseriusan pemerintah kota dalam membangun identitas kotanya. Salah satu hal yang dapat menjadikan sebuah kota memiliki identitas yang unik adalah kemampuannya menyediakan informasi publik yang benar dan lengkap mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kota tersebut seperti fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Salah satu konsep yang populer digunakan dalam menjawab tantangan tersebut adalah konsep city directory. City directory adalah salah satu bentuk layanan berbasis lokasi untuk dapat memberikan informasi yang dapat diakses kapan dan dimanapun mengenai keberadaan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) dari sebuah kota.  Konsep city directory merupakan sebuah rangkaian proses yang bertahap, jangka panjang, dan komprehensif sehingga diperlukan konsistensi dalam penerapannya. Penelitian kali ini dilakukan dalam rangka membangun identitas kota purbalingga dengan menerapkan konsep city directory. Dengan menggunakan metode wawancara, analisis dokumen, dan observasi langsung di lapangan, studi ini menunjukan proses penerapan konsep city directory kota Purbalingga dilakukan secara bertahap, bersinergi dengan rencana pembangunan yang ada, berjalan secara komprehensif dan paralel pada semua aspek yang dapat memperkuat identitas kota yaitu pengembangan dan partisipasi penduduk lokal, infrastruktur, pelayanan, dan promosi kota.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
ZULFA, Mulki Indana; FADLI, Ari; MURDIYANTORO A.M, Eko. Penerapan City Directory Dalam Membangun Identitas Kota Melalui Penyediaan Informasi Publik. JURNAL INFOTEL, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 164-169, nov. 2016. ISSN 2460-0997. Available at: <http://ejournal.st3telkom.ac.id/index.php/infotel/article/view/122>. Date accessed: 27 july 2017. doi: https://doi.org/10.20895/infotel.v8i2.122.
Section
Articles

References

[1]. Avraham, Eli & Ketter, E.2008. Media Strategies For Marketing Places In Crisis.Elsevier Inc.
[2]. Kavaratzis, M. 2008. From City Marketing to City branding; An Interdisciplinery Analysis with Reference to Amsterdam, Budapest and Athens. Groningen, the Netherlands.
[3]. Nugroho, A. C. 2010. Analisis Profil Industri Knalpot Purbalingga, Kabupaten Purbalingga. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.
[4]. Sutinah, & Suyanto, B.2005. Metode Pendekatan Sosial : Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.
[5]. Vaswani, Vikram. 2010. MySQL Database Usage & Administration. McGraw-Hill.
[6]. Pressman, Roger. 2012. Rekayasa Perangkat Lunak, Pendekatan Praktisi Edisi 7. Yogjakarta: Andi Publisher.
[7]. A.S Rosa dan Salahuddin M. 2011. Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak, Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Modula.